1.3 Peralatan dan Fasilitas K3LL

Peralatan  yang  digunakan dalam   rangka  menjaga kondisi  keselamatan,  kesehatan  kerja,  dan lindungan  lingkungan di SPBE adalah:

  1. Fixed Fire System, yang  terdiri dari :
  • Fire pump dan jockey pump

Jockey pump memastikan bahwa  fire line selalu bersifat pressurized. Perlu dilakukan performance tes terhadap fire pump minimal setiap bulan sekali untuk mengetahui apakah kinerja pompa masih memenuhi standar yang berlaku

  • Kolam air pemadam

Kolam Air Pemadam/ Bak Air/Kolam PMK tersedia  dengan  volume  air yang  cukup  dan  air  dalam   kondisi  baik  (tidak tercampur sampah atau   kotoran lainnya).    Perlu   dilakukan    pengurasan   kolam   air pemadam secara berkala sebagai upaya untuk melakukan pemeliharaan terhadap kolam  air tersebut.

  • Fire line dan fire hydrant dan hose box

Jumlah fire hydrant dan hose box harus memenuhi persyaratan minimum  yang   diperlukan  berdasarkan  ketentuan  yang   berlaku yaitu  pemasangan hydrant dan  hose box pada  setiap  45-60  meter fire   line. Setiap   hose   box   harus   diisi   dengan    fire   hose   (selang pemadam) don  nozzle.

  • Water  Sprinkler/ Water Sprayer

Terpasang pada  tangki timbun dan filling  hall sebagai  fasilitas untuk memadamkan atau mendinginkan peralatan yang terkena  api. Perlu dilakukan  pengecekan secara berkala untuk memastikan water sprinkler/ water sprayer  berfungsi dengan  baik.

2. Alat pemadam kebakaran, merek dan jenis yang  digunakan telah  sesuai dengan  vendor  list PTPERTAMINA  (PERSERO), yaitu jenis:

Alat   pemadam  api   ringan   jenis   Dry   Chemical    Powder (DCP) kapasitas 9 kg(20  lbs) yang   ditempatkan di filling  hall, kantor, don gudang   sesuai   dengan    cakupan   luasan   yang    tertera   (untuk kapasitas  9 Kg  luas cakupan ± 23 m2)

AlaT pemadam api beroda jenis Dry Chemical Powder (DCP) kapasitasminimal 68 kg(l50  lbs) minimal 2 buah  yang ditempatkan di dekat tangki timbun don  filling  hall. (catatan: jumlah racun  api  beroda  tergantung   luas don sarana  di SPBE)

3. Tanda  don  rambu  peringatan Tanda-tanda  peringatan dan  rambu-rambu  yang  harus ada di SPBE adalah  :

a. Rambu-Rambu Petunjuk Tata Cara (Standar Design

  • Rambu  Petunjuk Tata Cara dapat dilihat pada  Lampiran C)
  • Petunjuk tata cara  pembongkaran LPG dari Mobil Skid  Tank ke Tangki Timbun
  • Petunjuk tata cara  pengisian  LPG  ke Mobil Skid Tank
  • Petunjuk tata cara  pengisian  LPG ke tabung
  • Petunjuk tata cara  penanggulangan keadaan  darurat
  • Petunjuk tata cara  penyusunan tabung
  • Petunjuk tata cara  evakuasi tabung bocor

b. Rambu-Rambu  Keselamatan  (Standar  Design  rambu  keselamatan  dapat dilihat pada Lampiran  D)

  • Rambu dilarang merokok
  • Rambu dilarang membawa telepon  genggam (handphone) Rambu dilarang membawa korek api
  • Rambu dilarang membawa senjata tajam/api
  • Rambu dilarang memotret dengan  blitz
  • Rambu  pemakaian flame  trap Rambu  pemakaian APD Rambu daerah  terbatas Rambu gas mudah  terbakar Rambu  segitiga  APAR
  • Rambu assembly point
  • Rambu jalur  evakuasi

c. Rambu-Rambu Umum

  • Rambu tamu  harap  lapor
  • Rambu  pemakaian ID Card
  • Rambu-rambu  petunjuk arah  lalu  lintas
  • Rambu  maksimal kecepatan  kendaraan(5km/jam) Rambu  penimbunan tabung  isi don  kosong
  • Rambu  keamanan  lainnya tersedia

(Misal: sedang  bongkar/muat  LPG, dilarang  berjualan, dilarang membuang sampah sembarangan, rambu  bahaya  lainnya)

4. Grounding & Bounding system:

  • Grounding  &  bounding system  dibuat  untuk  menghindari terjadinya bahaya  kebakaran akibat sambaran  petir  don  aliran  listrik  statis.  Hal  ini dipasang antara  lainpada  tangki timbun, sambungan   pipa,   filling    hall,pompa,   gas    kompresor,    penangkal    petir, genset/ generator dan sistem kelistrikan.
  • Semua grounding & bounding systemtersebut harus di periksa l (satu) tahun  sekali. Besar tahanan grounding & bounding maksimum yang dipersyaratkan adalah maksimal 7 ohm untuk sarana peralatan non  listrik don  maksimal 4 ohm  untuk sarana  peralatan listrik, kecuali ditentukan lain sesuai spesifikasi peralatan.
  • Hasil  pemeriksaan terhadap  grounding & bounding dicatat dalam   buku  pemeliharaan (Log Book pemeriksaan grounding dapat dilihat pada Lampiran E).

5.    Instalasi listrik & sarana  penangkal/penyalur petir:

  • lnstalasi   listrik   aman,   tertata   rapi   don   sesuai   dengan  standar   Pertamina   (kabel penerangan, kabel komunikasi & instrumentasi, kabel sistem  peringatan).
  • Penangkal/penyalur petir tersedia  don terpelihara dengan  baik
  • Sertifikat penangkal/penyalur petir dari instansi terkait tersedia.

6.    Perlengkapan  P3K:

SPBE  harus  dilengkapi  dengan  fasilitas P3K  di kantor,  pos security/gate  keeper, don  di filling hall dengan jumlah  yang  memadai, mudah  dijangkau don dalam  kondisi baik.

7.     Alat Pelindung Diri:

Pekerja  SPBE   harus  dilengkapi  dengan   pakaian   kerja  standar,  topi  keselamatan  (safety helmet), sepatu  keselamatan  (safety  shoes),  masker   don   sarung   tangan  keselamatan (safety gloves), ear plug untuk di ruangan  genset,kompresordan filling  hall.

8.    Peralatan dan perlengkapan K3LL lainnya, meliputi:

•       Emergency  shut down  valve  tersedia   don  berfungsi  dengan   baik,  don  berada   dalam posisi yang  mudah  dijangkau.

  • Papan  HSE tersedia  (jam  kerja, jumlah  kecelakaan  kerja)
  • Bendera  K3 don  penunjuk arah  angin  terpasang don dalam  kondisi baik
  • Lokasi Evakuasi  (Muster Point)  tersedia, dalam  kondisi baik don  mudah  terjangkau
  • Pintu darurat menuju  lokasi evakuasi tersedia  don tidak terhambat

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!